Lewati ke konten utama

Bagaimana Strava Mengkategorikan Tanjakan?

Pelajari cara Strava mengklasifikasikan tanjakan dengan mengalikan panjang segmen dalam meter dengan tingkat kemiringannya, dengan ambang batas mulai dari Kategori 4 hingga Hors Categorie.

Ditulis oleh Marie

Strava mengelompokkan tanjakan dengan mengalikan panjang segmen dalam meter dengan tingkat kemiringannya, lalu mengelompokkan hasilnya ke dalam kategori-kategori mulai dari Kategori 4 hingga Hors Categorie. Klasifikasi tanjakan di Strava mirip dengan yang digunakan UCI, namun dengan beberapa penyesuaian. Saat tanjakan dikategorikan, misalnya untuk Tour de France, terdapat komponen subjektif dalam kategorisasi tersebut. Jika berada di akhir etape, tanjakan tersebut bisa mendapatkan kategori yang lebih berat dibandingkan jika berada lebih awal di etape tersebut. Metode Strava bersifat objektif, jadi jika sebuah tanjakan termasuk dalam Kategori 1, maka tanjakan tersebut akan selalu masuk dalam Kategori 1.

Menentukan Kategori Tanjakan

Segmen dapat dikategorikan sebagai tanjakan di Strava jika panjang tanjakan (dalam meter) dikalikan dengan tingkat tanjakan menghasilkan angka lebih besar dari 8.000. Perlu diperhatikan bahwa beberapa segmen dapat dikategorikan sebagai tanjakan, tetapi tidak ditandai demikian. Anda akan melihat bahwa segmen dikategorikan berdasarkan nomor, baik di halaman segmen maupun di daftar segmen pada halaman aktivitas Anda. Kategori dibagi sebagai berikut:

  • Kat 4 > 8.000

  • Kat 3 > 16.000

  • Kat 2 > 32.000

  • Kat 1 > 64.000

  • HC (Hors Categorie) > 80.000

Cursor_and_Hawk_Hill___Strava_Ride_Segment_in_Mill_Valley__California.png
KOM_Fly_With_Mee___Ride___Strava.png
Apakah pertanyaan Anda terjawab?